Wednesday, October 16, 2013

MAKALAH BELA NEGARA


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Prakata Menuju Bela Negara
Pendahuluan yang kami paparkan disini merupakan perdahuluan kodarati manusia menuju eksistensialis, dari Menegara dan Menegarakan. Menegara dan Menegarakan adalah aksi bersama. Mengapa kami tekankan juga disini kebersamaan jika kita tinjau untuk membela negara, maka kita butuh kekuatan yang lebih banyak. Dan kita butuh kesadaran dari realitas bersama, jika mengutip sedikit perkataan filsuf modrn. Revolusi tidak akan terjadi ketika tidak ada rasa kebersamaan untuk menciptakan revolusi.

WAKTU


SAHRIL

Keben, Malang 07 juni 2013

Malam

Tenggelamkan segala bayangan

Sisipkan lilin yang menerangi setiap sudut dari tepi

Kita berdua berpadu pada cangkir kebisingan

Suguhkan segelas kehangatan pada malam

NASIONALISME MAHASISWA


NASIONALISME MAHASISWA
Oleh: Sahril

Ibarat nyawa bagi manusia, nasionalisme adalah jantung kehidupan suatu negara. Ia adalah tiang utama tegaknya suatu negara. Nasionalisme atau kesadaran nasional adalah istilah yang sudah biasa kita dengar. Penguasa maupun rakyat yang bekerja untuk mempertahakan kedaulatan dan keagungan negaranya adalah wujud nasionalisme yang hidup. Nasionalisme, dengan demikian, pada hakikatnya adalah manifestasi kesadaran nasional dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara.